Nuba adalah simbol kekuatan dan kesakralan yang bertuah dalam budaya Orang Mingar yang berbentuk batu alam dan menjadi peninggalan turun temurun oleh para leluhur sampai pada anak cucu. Batu alam yang di sebut Nuba (monumen) oleh para leluhur Orang Mingar sesungguhnya adalah lambang yang menggantikan wujud manusia yang telah meninggal dunia, leluhur Orang Mingar ini yang di kenang dalam bentuk Batu yang di sebut Nuba ini adalah manusia yang sakti mandraguna di masa hidupnya. Leluhur Orang Mingar meyakini bahwa ketika mereka memohon kepada kepada Lera Wulan Tana Ekan (penyebutan Tuhan oleh para leluhur ketika belum mengenal Agama) dengan perantara Nuba maka doanya akan di kabulkan oleh Yang Kuasa.
Foto. Nuba
Orang Mingar mengenal beberapa nama Nuba, seperti Nuba Bala Kae, Nuba Jou Pesil, Nuba Lagadoni Nara Wato Peni Ina, Nuba Sodi Angi dan beberapa nama Nuba lainnya. Dari beberapa nama Nuba ini ada 3 Nuba yang populer dan sangat familiar dalam kehidupan dan budaya orang Mingar yakni Nuba Bala Kae, Nuba Lagadoni dan Nuba Sodi Angi.
Ketiga Nuba ini terletak di 3 penjuru mata angin, Nuba Bala Kae di bagian Timur, Nuba Lagadoni di Utara dan Nuba Sodi Angi di Barat desa Pasir Putih (Lewo/ Kampung Mingar) dengan peran yang berbeda namun saling melengkapi satu sama lain.
Nuba Bala Kae berperan melindungi dan mengayomi Orang Mingar dari segala bala yang datang dari Timur.
Lagadoni adalah Nama Nuba yang memiliki peran yang lebih besar dari kedua Nuba lainnya, Nuba Lagadoni adalah simbol pelindung, pengayom, kesejahteraan dan kebajikan, Nuba Lagadoni menjadi tumpuan harapan para leluhur orang.
Nuba Sodi Angi berperan sebagai penangkal bala dari arah Barat, Sodi Angi juga berperan untuk mendatang awan dan angin ketika musim hujan tiba.@yorizamatea.







